Dec 20, 2016

refleksi

Entah kenapa hari ini saya ngerasa cape banget.. seperti feels not connected to everything.. 
Kaya terus berlari dan ga nemu ujungnya.. Malem ketemu suami akhirnya cerita semua gundah gulana..

Kemudian dia bilang: "Coba refleksi deh, (apa aja yang uda tercapai) bisa bareng-bareng Kaka terus, bisa punya kerjaan yang bisa dikerjain dari rumah, mamayaya.project jalan, ada karyawan yg bantuin, hobby jalan, semua jalan.."

Dann Plak! iya,, ternyata saya mengeluhkan hal yang benar-benar ga penting.. jadi malu sama Allah SWT..

Sebelum mulai maghrib akhirnya air mata saya tumpah,, perasaan hati penuh dan seketika tersadar lagi tujuan hidup saya untuk apa,, mengingat kembali kenapa pilihan ga populer itu saya ambil dulu dan membawa saya ke detik ini. 

everything under control,, tp ya itu dasar manusia, dalam perjalanan selalu ada aja 'distorsi-distorsi' yang bikin kita belok dikit dari 'tujuan awal' .. mesti diingetin sama Allah SWT terus jadinya lewat 'kegundahan kaya gini'

yak sip.. charging semangat lagi yuk.. kalo kata Afgan,, Kita jalan terus, entah apa nanti!

mayamalinda
tebet 201216


Jun 27, 2016

Pernah Dulu

Kepada rekan2 yang dulu pernah berjuang sama2 di rumah kedua.. mohon dibaca tanpa prasangka dan dengan hati terbuka : *)

Saya beranikan menulis ini setelah hampir 3 tahun saya resign dr firm yg saya banggakan dan saya rindukan :)

#pernahdulu saya dibuat merasa tidak berharga dan tidak bisa apa2.

Perasaan tidak berharga + lembur berbulan2 + pulang saat jam orang solat subuh + sdh di kantor lagi jam 8.30 + dimarahi dan tertekan setiap hari + mau solat curi waktu + mau makan curi waktu +  mau tidur curi waktu + sabtu minggu masuk + deadline + nangis setiap hari + selalu dalam ketakutan setiap hari + sedih dan rindunya ditanyain mama papa kapan pulang karena dlm 2 bulan saya hanya pulang ke bdg 1x

Keadaan seperti itu sempat membuat saya berpikir seperti disuruh bunuh diri ini mah hehe..

Orang tua kayanya mendengar suara putus asa saya : *).

Padahal saya cm bicara krg dr 2 menit di tiap telfon dan tiap ditanya saya hanya blg lg deadline, maaf blm bisa pulang but  I'm okay, padahal engga.

You know what, one day mereka memutuskan berangkat PP dr bdg ke jkt jam 12 malam .

Kedua orang tua saya menghampiri kantor saya jam 3 pagi hanya untuk bertemu saya dan memberikan support moril ke anaknya selama 15 menit dan setelah Itu mereka pulang dan sudah berada di bdg lagi jam 6 pagi.

Saya jg bersyukur ada salah satu sahabat yg mengenalkan saya pada sholat dhuha. Dhuha menambah kekuatan saya utk bertahan.

Meskipun dengan banyak air mata,  saya bersyukur telah melewati 2010

2010 adalah tahun yg mengajarkan saya kekuatan bertahan dan hanya memohon pada Tuhan..

2010 adalah tahun dimana saya menyadari bahwa tekanan meskipun hanya lewat kata2 mampu membuat seseorang putus asa.

2010 juga menjadi awal cerita kenapa saya memilih melawan dalam diam saat ada ketidakadilan dan menjadi alasan penguat saat saya resign tahun 2013 karena kehamilan.

Mohon maaf atas ketidakmampuan saya menahan tekanan. Saya dalam kondisi hamil dengan komplikasi. Dan saya tidak berharap semua orang bs mengerti.

Yg mengerti hanya yg sedang mengalami. Tapi saya doakan semoga anda tidak mengalami :)

Performa kerja saya jelas menurun dan tentu mengecewakan banyak pihak termasuk saya sendiri.

Mohon maaf. Saya manusia biasa. Saya ternyata tak mampu menyelesaikan kewajiban di detik2 terakhir dalam tekanan seraya berpikir bahwa kehamilan saya akan baik2 saja. Mohon maaf saya manusia biasa : *)

Saya tidak pernah menyesali keputusan saya pergi.

Tapi ya saya menyesali bahwa saat saya pergi saya dalam keadaan terlukai dan emosi dan saya tak perduli bahwa ada pihak yg mungkin juga terlukai :(

Tapi kesedihan saya saat itu tidak mengubah kebanggaan dan kerinduan saya pada firm yg memberikan saya akses tak terbatas pada ilmu dan memberikan kesempatan luas untuk berkembang. Saya terkadang rindu, diskusi2 seru dengan para Partner, para Manager, para Senior dan para Klien yg menginspirasi.

Semoga Tuhan memberkahi jasa dan budi baik Bapak Ibu :)

.
Lewat postingan ini juga, saya ingin memohon maaf atas momen2 berat yg pernah saya bagi pada rekan2 kerja baik atasan, senior terutama rekan2 intern A1 dan A2 yg pernah membantu saya.

Ketakutan dan ketidakmampuan saya pribadi membuat saya gagal menyerap semua tekanan dan berujung pada efek domino dan kerepotan yg pasti teman2 rasakan.

Terimakasih pernah bertahan di masa2 tersulit. Mohon maaf atas segala ketidakmampuan pribadi saya sebagai staff, junior dan senior yg kurang ilmu. (you know who you are : *)

Saya jg ingin sampaikan bahwa semua pengalaman itu membuat saya lebih kuat. Setiap pihak memberikan warna yg khusus di hidup saya. Insya Allah semua baik. Dan ini adalah proses saya pribadi untuk berusaha jadi baik.

Saya percaya, tidak ada yg ingin menyakiti hati dengan sengaja. Baik saya maupun orang lain tak ada yg sengaja.

Saya ingin punya kesempatan lepas dari beban yang tidak dapat saya kendalikan dan hidup apa adanya

Saya ingin dapat memaafkan diri saya atas ketidakmampuan saya di masa lalu yang secara tidak sengaja menyebabkan orang lain terluka.

Dan saya ingin memaafkan, memahami dan memaklumi ketidakmampuan orang lain di masa lalu yg mungkin secara tidak mereka sengaja menyebabkan saya terluka.

Saya sedang berusaha dengan keras dan tulus untuk memaafkan Dan semoga pihak lain pun merasakan hal yang sama.
-----------------------------------------------------------------
Bukan.. bukan tak pernah ada cerita bahagia.. bukan jg tak pernah ada tawa ceria.. saya sendiri pernah bahagia

Tapi ada masa yang berulang. Saat bekerja tanpa henti dengan luapan emosi tanpa empati membuat kita  terlupa bahwa dengan manusia kita butuh nurani untuk saling memahami.

Tuntutan pekerjaan dengan deadline saling berkejaran dapat membuat siapapun tertekan, lupa daratan hingga meluapkan kekesalan pada orang yg kita sebut rekan.

Dan yang paling sulit tersisa diakhir..  episode minta maaf dan memaafkan.
--------------------------------------------------------------

Mungkin sekarang blm ada kesempatan untuk bertatap muka.tapi biar bagaimana hampir 6 tahun kita pernah seperti keluarga.

Sehingga apabila salah satu dr kita sudah tak ada di dunia, tak ada beban terganjal karena maaf tak pernah terucap lewat kata.

Semoga Allah SWT memberi jalan, semoga Allah SWT mengampuni dan semoga waktu dapat menyembuhkan semua luka.. Aamin YRA

May 24, 2016

refleksi waktu dan bertukar sepatu



karena kita tidak sedang bertukar posisi,
maka mustahil membuat semua orang mengerti

tak apa, 
tak usah dirisaukan 
hidup toh urusan kau dan Tuhan.
itung-itungannya pun bakal kontan
kau hanya tuai apa yang kau tanam


tak apa,
saat mereka bicara yang tak mereka tahu
berdoa sajalah
toh Tuhan maha adil, ini semua soal waktu
soal waktu tentang kapan kita semua 'bertukar sepatu'

tak semua butuh penjelasanmu
sebagian orang tinggal melihat rekam jejakmu
sebagian yang lain tinggal menunjuk kesalahanmu

tak apa,
ini soal waktu
berdoa sajalah
karena Tuhan maha Adil.


mayamalinda
240516


Jun 17, 2015

urusan paling rumit

Lisan bisa bilang iya,
Kalau hati bilang engga tus mau gmn?

Munafik? Hmmm
Karna ya itu tadi rumit.

Hati itu rumit
Manusia itu rumit

Misal case 1:
Urusan utang piutang. Jelas kan nominalnya.
Nah, klo urusan utang piutang tp pake embel2 urusan hati gmn? Jeng jeeng!!

Case lain ya: 
Mau puasa ato lebaran gini kan moment yg pas biasanya buat maaf2an 

A: minta maaf lahir batin ya "B"
B: oyaa sama2 yaa. Maaf lahir batin juga 

Nah, klo si B ga mau maafin A gmn?
Nah, klo si A jg cm basa basi gmn? Padahal B jg pnya salah ke dia

Nah kaan rumit.. 

Klo masih idup semua ya masih ada waktu kapan2 gt diremediasi. Nah kalo dibawa sampe mati? Naudzubillahhimindzalik :(

Mudah2an Alloh SWT melindungi kita dari kesalahan yang tidak termaafkan dan hutang yang tidak terbayar baik terasa maupun tidak.

Maaf lahir batin ya semua. Insya Allah dari lubuk hati terdalam. Selamat menjalankan ibadah shaum ramadhan.. Smg kita bs jd pribadi yg lbh baik lg.. Terutama saya :( ( inget dosa) Aaaminn

Wallahualam bisshawab


mayamalinda

Jun 9, 2015

yap yap

Setelah lama banget absen nulis, hari ini tiba2 kepengen nulis lg.
Ga ngerti moodnya dtg darimane.. Mungkin karna lg ngemol nunggu suami dan mati gayaa hehe

Btw, klo diringkas langsung ke taun 2015, akan begini headlinenya
"2015: resign, become an amateur sewer and start up my own business "

Aiihh seperri gaya yaa maaak utk bagian yg "start up my own business!" :))
Padahal: "jatuh bangun akuu...." 
Hehe.. Tp alhamdulillag saya masih sangat bersyukur Alloh SWT mencukupkan rezeki saya suami dan keluarga.. Bisa ngumpul dan ngeliatin tingkah polah 2 bocah ini ajaa udaa bahagiaaa benerrr..

Oya, sekarang saya MENJAHIT!! Ternyata ngejait itu bener2 HOBI yang ga pernah saya sadari sblmnyaa.. Jaman kecil dulu almh nenek saya sering bgt minta tlg saya ngededelin mute sm manik2

Almarhumah mama saya juga tiap hari ngoprekin fabric sm bikin macem2 craft.. Dulu saya mikirr "nanaonan"  tp setelaah dicobaainn, aiiihh nagiih dongg... Nagih belanjaa fabriccc!! I'm obsessed with fabric dan semua pattern yang manggil2 mintaa diboyongg ke rumaa (sabaar yaaa kaainn)
Klo ga inget rumahnyaa mungil bin imut bin nyempil bin ngontraak maaah udaaa dibeli se-toko-eun hihi..

Yaap yaaap i'm an amateur sewer
Nantiii pelaan2 ay posting satu2 dehh baraang yg udaa jadinyaa yess.. Skrg mau kembali ngemill ajaaah :D


mymd
Kokas 9 june 2015